Dua pengarang yang berbeda
Sufi Muhyiddin Muhammad ibn Ali Ibn al-Arabi berbeda dari hakim mazhab Maliki Abu Bakr Muhammad ibn Abd Allah Ibn al-Arabi. Tokoh kedua lahir di Sevilla pada 468 H dan menulis, antara lain, Ahkam al-Qur’an serta al-Awasim min al-Qawasim.
Sebagian penulis di wilayah timur menggunakan “Ibn Arabi”, tanpa al-, untuk sang sufi dan “Ibn al-Arabi” untuk sang ahli fikih. Namun, kebiasaan ini tidak berlaku secara universal.
Pilihan situs ini
Halaman Arab memilih bentuk محي الدين ابن العربي berdasarkan cara pengarang menyebut dan menandatangani namanya. Halaman itu juga membahas silsilah keluarga serta perbedaan penulisan Arab ابن dan بن.
Bentuk “Ibn Arabi” dan “Ibn ʿArabī” tetap lazim dalam kajian akademik. Gunakan beberapa variasi nama saat mencari katalog. Untuk memastikan identitas pengarang, periksa nama lengkap, masa hidup, dan judul karyanya.
Membaca bukti dalam konteks
Sumber Arab menguraikan dugaan mengenai asal nama keluarga berdasarkan sebuah bagian Futuhat dan menyertakan gambar tanda tangan. Perbedaan transliterasi saja tidak membuktikan bahwa dua nama menunjuk orang yang berbeda.
